selamat datang di blog kami, semoga bermanfaat

5.27.2011

TEROR BOM JUANDA

SURABAYA- Teror bom di Bandara Juanda Surabaya, sama saja menantang institusi TNI. Bandara Juanda termasuk dalam fasilitas umum, namun pengamanannya menjadi tanggung jawab TNI Angkatan Laut (AL).



Komandan Pangkalan Udara TNI AL (Danludal) Juanda Kolonel Supranyoto mengaku geram dengan ancaman bom tersebut.

”Aksi teror bom itu bukan hanya mengancam fasilitas bandara. Ancaman pelaku teror bom sama halnya dengan menantang TNI AL,” kata Supranyoto.Jumat (27/5/2011).

Bandara Juanda Surabaya berbeda dengan bandara lainnya di Indonesia karena berada dalam Pangkalan TNI AL. Sehingga, tanggung jawab pengamanan pun berada di tangan TNI AL.

Dalam kasus teror bom Bandara Juanda yang terjadi pada Rabu 25 Mei lalu, TNI AL mengaku belum melibatkan Kepolisian. Saat ini masih bisa ditangani TNI AL

”Pelaku masih kita kejar, yang penting kondisi bandara Juanda sekarang sudah kondusif,” ungkap Supranyoto.

Seperti diketahui, Bandara Juanda gempar setelah menerima dua kali ancaman bom pada Rabu pagi dan siang hari. Ancaman pertama diterima Angkasa Pura I Bandara Juanda sekira pukul 08.00 WIB. Ancaman kedua diterima Garuda Indonesia sekira pukul 11.30 WIB.

Tim dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL menyisir Gate 8 Bandara yang digunakan sebagai terminal keberangkatan penumpang Garuda Indonesia.

Dari tempat ini, petugas menemukan bungkusan mencurigakan. Tidak satu pun penumpang yang mengaku memiliki benda yang ditemukan itu.Belakangan diketahui benda tersebut adalah powergel yang bisa meledak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar